Pintu Kayu Macet dan Susah Ditutup? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya | Tunas Kayu
Pintu rumah mendadak susah dibuka saat musim hujan? Jangan panik. Simak penyebab pintu kayu memuai dan 3 solusi ampuh memperbaikinya ala tukang profesional.
Beta Ar
12/26/20252 min read


Pintu Kayu Macet dan Susah Ditutup? Ini Penyebab Utama & Cara Mengatasinya
Pernahkah Anda mengalami kejadian menyebalkan ini? Pintu rumah yang biasanya mudah dibuka-tutup, tiba-tiba menjadi "seret", macet, atau bahkan tidak bisa dikunci sama sekali. Masalah ini biasanya muncul justru di saat yang paling tidak tepat: musim hujan.
Jangan buru-buru menyalahkan tukang atau engselnya. Fenomena ini sangat umum terjadi di iklim tropis seperti Indonesia.
Sebagai spesialis kayu di Jakarta, tim Tunas Kayu akan membedah mengapa hal ini terjadi dan bagaimana solusi permanennya.
Mengapa Pintu Kayu Bisa Berubah Ukuran?
Kayu adalah material higroskopis, artinya kayu itu "hidup" dan bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya. Kayu bisa menyerap air dan melepaskan air.
Muai (Expanding): Saat udara lembap (musim hujan), pori-pori kayu menyerap uap air di udara. Akibatnya, sel kayu membengkak dan dimensi pintu bertambah lebar beberapa milimeter. Inilah yang membuat pintu mentok ke kusen.
Susut (Shrinking): Saat udara panas terik, kadar air dalam kayu menguap. Kayu menyusut, dan kadang menimbulkan celah renggang atau retak rambut.
Masalah utamanya adalah: Jika Anda menggunakan kayu yang belum kering sempurna (Kayu Basah) saat pembuatan pintu, pergerakan muai-susut ini akan sangat ekstrem.
3 Solusi Memperbaiki Pintu yang Macet
Jika pintu Anda sudah terlanjur macet, berikut langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan:
1. Cek Kekuatan Engsel Sebelum menyerut kayu, cek dulu engselnya. Pintu kayu solid itu berat. Seiring waktu, sekrup engsel bisa kendur sehingga posisi pintu "turun" dan menyeret lantai. Solusi: Kencangkan kembali sekrup engsel dengan obeng. Ganti sekrup yang lebih panjang jika lubangnya sudah dol (aus).
2. Serut Bagian yang Mentok Jika engsel aman tapi pintu masih macet, lihat bagian mana yang bergesekan dengan kusen (biasanya ada bekas goresan). Solusi: Gunakan alat serut (pasah) manual atau amplas kasar untuk mengurangi ketebalan pintu di area tersebut sekitar 1-2 mm. Ingat, jangan menyerut terlalu banyak saat musim hujan, karena saat musim panas pintu akan menyusut lagi dan celahnya jadi terlalu lebar.
3. Finishing Ulang (Coating) Kayu mentah (tanpa cat) paling mudah menyerap air. Solusi: Pastikan seluruh permukaan pintu (termasuk bagian atas dan bawah yang sering terlewat) tertutup rapat dengan cat/politur (coating). Lapisan cat berfungsi sebagai "jas hujan" yang menahan uap air masuk ke pori kayu.
Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati: Pilih Kayu Oven!
Memperbaiki pintu macet memang bisa dilakukan, tapi akan sangat merepotkan jika harus dilakukan setiap tahun saat musim hujan tiba.
Rahasia pintu anti-macet sebenarnya ada di awal pemilihan bahan.
Di Tunas Kayu, kami menerapkan standar Kiln Dry (Kayu Oven). Kami tidak memproses kayu yang masih basah. Semua material (Jati, Merbau, Kamper) dikeringkan di dalam oven suhu tinggi hingga kadar air (MC) mencapai level stabil 12-15%.
Apa keuntungan Kayu Oven Tunas Kayu?
Dimensi Stabil: Pintu tidak akan melengkung atau memuai drastis meski cuaca berubah ekstrem.
Presisi: Pintu tertutup rapat dan enak didengar (kedap).
Investasi Hemat: Anda tidak perlu keluar uang lagi untuk biaya servis tukang di kemudian hari.
Jangan biarkan pintu macet mengganggu kenyamanan keluarga Anda. Pastikan investasi kusen dan pintu rumah Anda menggunakan material Kayu Oven berkualitas.
Konsultasi Pintu Anti-Macet & Kayu Oven:
Workshop Tunas Kayu: Pondok Kelapa, Jakarta Timur
WhatsApp: 0813-8116-4123
Katalog: www.tunaskayu.com
